Peluang Usaha Jasa

Pandai Mencari Investor Untuk Pemetakan Peluang Usaha

Peluang Usaha di Bidang Jasa Pandai Mencari Investor Untuk Pemetakan Peluang Usaha

Pandai Mencari Investor Untuk Pemetakan Peluang UsahaPandai Mencari Investor

Carilah investor untuk pengembangan usaha kamu. Bekeria sama dengan seorang investor justru membuat bisnis kamu berkembang dan maju. Hal yang perlu diingat adalah ketika kamu mengajak orang lain untuk berinvestasi, bagilah keuntungan kamu sesuai perjanjian. Jika tidak, mereka merasa dirugikan atau sama saja kamu berutang padanya tanpa memberikan bayaran.

Mecari Investor Untuk Kerja Sama

Peluang Usaha di Bidang Jasa Pandai Mencari Investor Untuk Pemetakan Peluang Usaha

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mencari investor seperti tertera di bawah ini.

Anda sedang membaca Artikel » peluangusahaJASA.com

Usaha Baru Bisnis pakaian

PELUANG USAHA MUDAH & RINGAN RESIKO


Konsep bisnis usaha rumahan ini adalah OBRAL / GROSIRAN dimana tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Cukup sediakan BOX khusus untuk menampung baju-baju anak dan tumpahkan semua baju dalam box tersebut. Bisa anda buka di garasi rumah sebagai usaha rumahan. Hal ini memberikan kesan grosir/Murah sehingga pengunjung akan ramai berbondong2 membeli obral Baju 5.000 anda. Jika anda perlu gambaran, silahkan kunjungi langsung gudang pusat untuk melihat secara langsung konsep bisnis yang kami tawarkan.


Usaha ini cocok dijalankan di rumah, baik itu di garasi atau halaman rumah. Bisnis ini juga sangat cocok anda jalankan di Alfamart, Indomaret maupun Yomart karena kita bisa manfaatkan traffic pengunjung disana, selain itu sewa tempat tidak terlalu mahal, berkisar Rp 100 ribu – 250 ribu per bulan. Anda juga dapat berjualan obral baju murah meriah secara emperan kaki lima di pasar kaget dekat rumah anda yang biasa hadir pada waktu tertentu.


Anda tidak perlu bingung dgn modal seadanya anda bisa menciptakan usaha rumahan grosir Baju harga pabrik. ini bukan MLM/waralaba murni bisnis sampingan dirumah, apalagi jika anda memang sedang/sudah menjalani bisnis Baju / grosir Baju murah. anda bisa menilai sendiri bagaimana prospeknya.


ANALISA BISNIS BAJU MURAH


Nama : Biaya
Investasi Awal : Rp.2.000.000
Sewa tempat : Rp. 300.000/bulan
Karywan : Rp. 1.500.000/bulan
Harga Jual : Rp. 10.000
Rata-rata penjualan per Hari : 20pc
Margin : Rp. 5.000/pc
Omset Per Hari : Rp. 100.000
Omset Per Bulan : Rp. 100.000 x 30 = Rp.3.000.000
Sewa tempat + Karyawan : Rp. 1.800.000
KEUNTUNGAN per Bulan : Rp. 1.200.000 (LUMAYAN KAN)

Tidak sampai 3 Bulan Anda sudah balik Modal!



Segera Hubungi BANDARBAJU untuk mendapatkan penawaran menarik dari kami.

SMS/WA : 0856-9226-9240 / 0812-1910-3720

Perum Kopo Permai 3 blok 45A no.8, Sukamenak, Margahayu, Bandung


Untuk mendapatkan harga murah grosir langsung dari pabrik silahkan hubungi kami segera di 0856-9226-9240. Atau datang langsung ke alamat kami di Perum Kopo Permai 3 blok 45A no.8, Sukamenak, Margahayu, Bandung dan gabung dengan komunitas bisnis baju murah di facebook kami, untuk mendapatkan informasi update promo produk bisnis.
facebook bandung grosir
  1. Pilihlah tipe investor yang paling pas buat kamu
  2. Ada tiga tipe seorang investor yaitu tipe rasional, tipe ideologi emosional, dan angel investor. Investor tipe rasional membuat kamu lebih profesional, pada prinsipnya, investor tipe ini tidak menuntut macam-macam asal sama-sama untung dan uang yang dikeluarkannya kembali dengan cepat.

    Investor ideologi emosional, investor tipe ini akan turut campur dalam usaha kamu, mulai dari pemilihan tempat, desain, proses bisnis, dan lain-lain. Kamu pun menjadi terawasi dan kreativitas pun menjadi tumpul, kamu seperti tidak mempunyai hak apa pun dalam bisnis kamu.

    Tipe yang terakhir adalah angel investor. Investor tipe ini bagaikan seorang malaikat, semakin ia tidak dikenal, iustru semakin senang, tujuannya hanya ingin membantu sesama. Beruntunglah kamu bila menemukan investor tipe ini, tapi investor seperti ini hanya 1:1000.

  3. Buatlah proposal bisnis kamu
  4. Membuat proposal bisnis kamu, gunakan bahasa sederhana, tidak rumit, langsung pada tujuan, dan mudah dimengerti. Cukup tulis latar belakang, gambaran produk/jasa, produksi, distribusi, pemasaran, dan juga analisis keuangan. Lalu, langsung tulis BENEFIT yang didapatkan investor. Entah berupa bagi hasil, atau buyback saham dalam jangka waktu tertentu.

  5. Siapkan daftar kontak
  6. Coba kamu membuka HP, di dalamnya .pasti tersimpan nomor-nomor kontak teman, keluarga, atau kenalan kamu. Siapa tahu di antara daftar ini ada yang bisa kamu hubungi dan menjadi investor kamu. Segera hubungi mereka, ialin komunikasi dengan mereka, lalu cobalah mengajak ketemuan. Bawalah proposal kamu dan segera temui calon investor kamu.

  7. Melakukzm promosi
  8. Untuk mendapatkan calon investor, kamu juga hams berpromosi. Lakukanlah pada orang-orang terdekat karena biasanya mereka lebih mengenal diri kamu. Selain itu, yakinkan mereka akan prospek bisnis yang akan kamu jalankan.

  9. Kepercayaan
  10. Modal terbesar dalam mencari investor adalah kepercayaan. Sebuah bentuk modal sosial yang tidak bisa dinilai dengan uang berapaun besarnya. Kenapa pihak bank membutuhkan sertifikat rumah kamu sebagai agunan atau iaminan? Karena mereka belum percaya pada kamu, apakah kamu mempunyai track record bagus, apakah bisnis kamu untung atau rugi? Tapi akan berbeda jika kamu sudah meniadi pengusaha yang besar, justru pihak bank yang datang kepada kamu untuk menawarkan pinjaman.

  11. Yakinkan terlebih dahulu diri sendiri
  12. Sebelum kamu bisa menyakinkan orang lain, terlebih dahulu kamu harus bisa menyakinkan diri sendiri. Sebelum bertemu dengan calon

    investor, cobalah lakukan presentasi dengan percaya diri disertai data dan fakta yang lengkap, bisa dilakukan di depan cermin. Bersikaplah juiur, realistis, dan profesional di depan calon investor kamu.

Apabila di tahun pertama rugi, maka jangan menianiikan pembayaran. Lebih baik kamu kehilangan calon investor karena tidak mampu menyanggupi permintaan muluknya, daripada kehilangan integritas karena meniadi Yes Man.

Jika belum mendapatkan investor, tidak perlu berputus asa, cobalah teliti ulang mengenai konsep bisnis kamu, pelaiari seni bernegoisasi, terus mencari kontak, kembangkan jaringan.

Baca Juga : Peluang Bisnis Hijab Syar’i

Membangun Insting Bisnis

Untuk membangun insting dalam berbisnis, diperlukan beberapa hal penting, seperti banyak bergaui dengan siapa saja dari berbagai komunitas, selalu mengikuti tren hidup, dan selalu mengikuti kebutuhan masyarakat. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa insting itu sulit untuk dilatih, insting tidak bisa dibagun dari seminar motivasi, insting tidak bisa juga dilakukan dengan melihat dan mempelajari bisnis orang lain. Insting yang terbaik adalah lahir dari bakat.

Terkait dengan hal ini, ada beberapa modal dasar yang perlu diperhatikan untuk menjadi seorang enterpreneur sejati. Modal dasar untuk menjadi seorang entepreneur yang dimaksud tersebut diantaranya sebagai berikut :

  1. Memiliki pengetahuan.
  2. Memiliki keterampilan.
  3. Memiliki mimpi dan fokus pada mimpinya.
  4. Memiliki keyakinan dan percaya diri.
  5. Bisa mengukur suatu batas minuman agar tidak mabuk bisnis.
  6. Bermental baja.
  7. Harus punya “golongan darah” yang sama dengan entepreneur panutannya.
  8. Berani gagal.
  9. Bisa memanfaatkan kegagalan untuk sukses.
  10. Selalu bersikap waspada.
  11. Jago negosiasi.
  12. Selalu berdo’a dan beribadah.

Pemetakan Peluang Bisnis

Peluang bisnis merupakan suatu ide investasi atau konsep yang menarik bagi seseorang yang berani mengambil resiko. Terkait dengan ini, ada beberapa hal yang perlu dierhatikan dalam pemetakan peluang bisnis yang baik. Pemetakan peluang bisnis yang dimaksud tersebut diantaranya yaitu : Kriteria peluang bisnis, pemilihan produk, dan analisa peluang usaha. Untuk mendapatkan penjelasan secara lebih rinci mengenai hal tersebut, maka bisa dilihat melalui uraian sebagai berikut.

  1. Kriteria Peluang Bisnis
  2. Sebuah ide peluang usaha yang baik haru memenuhi beberapa kriteria, diantaranya yaitu: permintaan nyata terhadap barang atau jasa, tingkat pengembalian nilai, kompetitif, pencapaian tujuan, serta ketersediaan sumber daya dan kompetensi.

  3. Pemilihan Produk
  4. Dalam pemilihan produk (barang yang dapat menciptakan peluang usaha), harus memiliki kemampuan untuk mencermati produk tertentu. Produk-produk yang dimaksudkan tersebut diantaranya yaitu: mudah dalam pemakaian, efisien dalam penggunaan, kulaitas produk terjamin, hemat dalam pemakaian, dan adanya jaminan keamanan dalam pemakaian.

    Memetakan Peluang Usaha

    Peluang Usaha di Bidang Jasa Pandai Mencari Investor Untuk Pemetakan Peluang Usaha

  5. Analisa Peluang Usaha
  6. Apabila seseorang ingin membuka usaha baru yang didorong rasa oprimis tinggi, maka orang tersebut harus bisa mengevaluasi usahanya. Untuk menganalisis peluang usaha, bisa dilakukan dengan menggunakan SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat). Strength adalah kekuatan yang akan mendukung usaha untuk mencapai sebuah kesuksesan. Weakness adalah kelemahan yang membatasi atau menghambat usaha. Opportunity adlah peluang usaha yang menguntungkan dan sesuai dengan kemampuan. Sementara itu, Threat adalah ancaman yang terjadi saat berusaha.

Most Popular

www.peluangusahajasa.com

Peluang Usaha Bidang Jasa Tahun 2019.

WhatsApp

To Top